ULAS SEJARAH DALAM UPAYA MENUMBUHKAN RASA CINTA TERHADAP RUPIAH



Kita sebagai Warga Negara Indonesia tentu akrab dengan yang namanya rupiah. Meski begitu banyak di antara kita yang belum mengetahui sejarah mengenai asal-usul rupiah itu sendiri. Beberapa bahkan tidak memperdulikan hal tersebut.

Meskipun terdengar sederhana, namun dengan mengetahui sejarahnya tentu masyarakat akan semakin mengetahui arti penting dari alat tukar yang setiap hari ada di dompetnya tersebut. Begitupun artikel ini saya buat adalah untuk menunjukan bukti kecintaan saya terhadap rupiah sekaligus mengedukasi rekan-rekan pembaca agar lebih memahami fungsi dan peran alat tukar yang begitu vital dalam proses transaksi di Indonesia.

Pengertian Rupiah

Rupiah adalah mata uang kita. Sebagai alat pembayaran yang sah di Republik Indonesia, mata uang ini kini dicetak dan diatur penggunaannya oleh Bank Indonesia dengan kode ISO 4217 IDR. Secara tidak formal, orang Indonesia juga menyebut mata uang ini dengan nama "perak". Satu rupiah dibagi menjadi 100 sen, walaupun inflasi telah membuatnya tidak digunakan lagi kecuali hanya pada pencatatan di pembukuan bank.

Sejarah Asal-Usul Rupiah

Mungkin masyarakat sekarang lebih familiar dengan uang rupiah yang dikeluarkan 1 dekade terakhir.

Namun faktanya bentuk uang tahun emisi 2016 yang ada saat ini merupakan hasil dari beberapa kali pergantian. Adapun mata uang rupiah memiliki sejarah yang panjang. Memerlukan bertahun-tahun agar rupiah bisa menjadi mata uang yang diperhitungkan seperti saat ini. Berikut sejarah dari perkembangan rupiah di Indonesia.

Pada masa-masa awal kemerdekaan, Indonesia belum menggunakan mata uang rupiah namun menggunakan mata uang resmi yang dikenal sebagai ORI. ORI memiliki jangka waktu peredaran di Indonesia selama 4 tahun, ORI sudah mulai digunakan semenjak 1945-1949. Namun, penggunaan ORI secara sah baru dimulai semenjak diresmikannya mata uang ini oleh pemerintah sebagai mata uang Indonesia pada 30 Oktober 1946.

Seiring perjalanan waktu hingga masa kemerdekaan, pada tahun 1946 rupiah di Republik Indonesia tidak bisa terdistribusi baik. Dari kondisi itu, pemerintah pusat memberikan kuasa dan wewenang penuh kepada daerah untuk mencetak uang sendiri. Kemunculan uang Republik Indonesia di daerah tersebut dengan gambar dan desain yang disesuaikan daerah. Selanjutnya krisis ekonomi Asia tahun 1998 menyebabkan nilai rupiah jatuh sebanyak 35% dan membawa kejatuhan pemerintahan Soeharto. Rupiah merupakan mata uang yang boleh ditukar dengan bebas tetapi diperdagangkan dengan penalti disebabkan kadar inflasi yang tinggi.

Sedangkan saat ini, pengelolaan rupiah dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) yang menjalankan fungsi sebagai pengelola moneter pada penerapan suku bunga (BI Rate). Adapun pendekatan pegendalian moneter secara tidak langsung ini telah dilakukan sejak 1983 dengan mekanisme operasional yang disesuaikan dengan dinamika perkembangan pasar uang di dalam negeri. Seperti pada fungsi-fungsi berikut:

  • Operasi Pasar Terbuka (OPT)
  • Penetapan Cadangan Wajib Minimum
  • Peran sebagai Lender of The Last Resort
  • Kebijakan Nilai Tukar
  • Pengelolaan Cadangan Devisa
  • Kredit Program

 ORI atau Oeang Republik Indonesia

Lebih lanjut dijelaskan, ORI hanya pada daerah yang mengeluarkan mata uang rupiah saja. Hingga akhirnya, pada tahun 1949 pasca konferensi meja bundar, mata uang rupiah kembali menjadi satu bersamaan dengan perginya Belanda dari Indonesia otomatis seluruh kekuasaan republik utuh dan rupiah bisa terdistribusi dengan mudah.

Meski masa peredaran ORI cukup singkat, namun ORI telah diterima di seluruh wilayah Republik Indonesia dan ikut menggelorakan semangat perlawanan terhadap penjajah. Pada Mei 1946, saat suasana di Jakarta genting, maka Pemerintah RI memutuskan untuk melanjutkan pencetakan ORI di daerah pedalaman, seperti di Yogyakarta , Surakarta, dan Malang.

Namun peredaran ORI tersebut sangat terbatas dan tidak mencakup seluruh wilayah Republik Indonesia. Di Sumatera yang beredar adalah mata uang Jepang. Pada 8 April 1947 Gubernur Provinsi Sumatera mengeluarkan rupiah URIPS-Uang Republik Indonesia Provinsi Sumatera. Seiring berjalannya waktu, pada masa penjajahan Jepang, rupiah menjadi medianya masuk ke Indonesia dalam mendukung Kampanye 3A untuk Indonesia.

Tanggal Peresmian Rupiah Sebagai Mata Uang RI

Sebenarnya sejak kapan Indonesia memiliki mata uang. Tepatnya, 68 tahun lalu, pada 30 Oktober 1946, Indonesia pertama kalinya memiliki mata uang sendiri. Namanya, Oeang Republik Indonesia (ORI).

Mengutip situs resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Senin (19/12/2016), ORI adalah mata uang pertama yang dimiliki Indonesia usai merdeka. Ini menjadi alat pembayaran sah dan menjadi lambang utama negara ini.

Konversi Nilai Tukar Rupiah Kini

Pada masa awal Kemerdekaan, nilai rupiah setara dengan Gulden Hindia Belanda. Untuk sekarang karena nilai terus turun (inflasi), maka konversi perlu disesuaikan.

Sekian artikel kali ini yang mengulas mengenai sejarah awal mengapa nama mata uang Indonesia disebut rupiah. Saya kira sudah cukup lengkap karena disertakan juga soal ORI dan nilai dari hasil konversi mata uang jenis lain. Terimakasih

We Are Member of:

Industrial Engineering:

Blog:

Attention for every visitor!

Silahkan like, comment, share and subscribe sebagai bentuk dukungan agar kita bisa terus membagikan informasi yang yang berguna untuk semuanya. Karena satu klik saja akan sangat berarti bagi kita. -Arif (Founder Sentimen Info)

We are supported by

Instagram Content